Biogas Dari Campuran Sampah Organik - Lindi Dan Kotoran Sapi

Prayitno Prayitno

Abstract


Sampah rumah tangga sebagian besar terdiri dari sampah organik memberikan kontribusi sangat besar terhadap terjadinya pencemaran lingkungan di berbagai kota besar. Demikian juga lindi yang dihasilkan dari penimbunan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dapat menimbulkan pencemaran air tanah di daerah sekitar TPA. Pada sisi lain, sampah dan lindi mengandung bahan organik (COD, BOD) tinggi yang dapat dikonversi menjadi biogas, dimana biogas merupakan sumber energi alternatif yang propektif di masa mendatang. Tujuan penelitian adalah  mempelajari pengaruh komposisi substrat (sampah organik - lindi) dan starter (kotoran sapi) serta waktu pengambilan starter terhadap gas metana yang dihasilkan.Percobaan dilakukan dengan cara memasukkan campuran sampah organik, lindi dan kotoran sapi pada berbagai komposisi ke dalam digester (fermentor) yang beroperasi secara anaerobik. Selanjutnya dilakukan sampling pada setiap 5 hari dengan menggunakan gas analyser untuk mengetahui volume metana yang dihasilkan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pada komposisi 70:30:30 (v/v), lama fermentasi 20 hari dan waktu pengambilan starter 0 hari diperoleh biogas dan gas methan (CH4) maksimum masing – masing sebesar 2.450 ml dan 1.200 ml.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.