Pembuatan Briket Campuran Sampah Organik Sisa Makanan dan Sampah Plastik Sebagai Binder untuk Bahan Bakar padat

Eko Naryono

Abstract


Sampah padat kota (MSW) yang semakin meningkat dapat menimbulkan permasalahan pencemaran terhadap lingkungan. Pada saat ini kota Malang menghasilkan sampah padat kota sebesar 600 ton setiap hari dengan komposisi sampah organik mencapai 70%, sedangkan plastik 10-14%.  Sampah organik yang telah dikeringkan mempunyai nilai panas 3000-3800 kalori/gram dapat dibuat briket untuk bahan bakar. Nilai panas ini dapat ditingkatkan menjadi minimal 5000 kalori/gram agar sesuai dengan standar nilai panas minimal briket menurut SNI dengan cara dicampur sampah  plastik. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi karakteristik nilai panas dan kadar air briket dari campuran sampah organik dan sampah plastikyang dilelehkan sebagai bahan perekat. Penelitian dilakukan dengan cara mencampur sampah organik kering dan sampah plastik LDPE, PP dan PET pada prosentase 25, 50, 75, 100 dan 125% di dalam ekstruder yang dipanaskan pada temperatur 200oC. Hasil pengukuran karakteristik briket adalah sebagai berikut : nilai panas pada rentang 3200-8900 kalori/gram, kandungan air 8-9,35% (massa). Karakteristik briket ini telah memenuhi standar minimal nilai panas dan kandungan air maksimal menurut SNI 1/6235/2000.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.